Rabu, 21 Oktober 2009

Arti penting organisasi dan metode

Pokok pembahasaan

 

1.       pengertian organisasi

2.       hubungan organisasai kemahasiswaan

3.       tata cara membentuk organisasi kemahasiswaan

4.       hubungan organisasi dengan kemahasiswaan

Pengertian organisasi

        Organisasi dalam arti statis

        Organisasi dalam arti dinamis

        Organisasi sebagai sistem kerja sama

        Organisasi sebagai sistem tata hubungan kerja

        Organisasi sebagai proses pembagian tugas

 

Ciri-ciri organisasi

 

Ciri-ciri Organisasi Modern

          Organisasi bertambah besar

          Pengolahan data semakin cepat

          Penggunaan staf lebih intensif

          Kecendrungan spesialisasi

          Adanya prinsip-prinsip atau azas-azas organisasi

          Unsur-unsur organisasi lebih lengkap

Unsur-unsur organisasi :

        Manusia (Man)

        Kerjasama

        Tujuan Bersama

        Peralatan (Equipment)

        Lingkungan

        Kekayaan alam

        Kerangka/Konstruksi Mental Organisasi

 

Teori organisasi

 

          Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)

      a. Teori Birokrasi

      b. Teori Administrasi

      c. Manajemen Ilmiah

 

          Teori Neo Klasik (Teori Hubungan atau Manusiawi)

      Menekankan pentingnya aspek psikologis & sosial karyawan

 

          Teori Organisasi Modern

      Semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan & saling ketergantungan

 

Hubungan organisasi kemahasiswaan

 

Organisasi adalah sebagai alat dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang atau lebih yang bekerja sama untuk mencapai tujuan.

 

Seperti dalam hubungan organisasi kemahasiswaan yang dimana suatu organisasi kemahasiswaan ini dapat menjadi wadah bagi siapapun yang gemar dalam ikut berpartisipasi didalam kegiatan kemahasiswaan yang juga dapat menjalin kekerabatan antar seseorang.

 

Agar tercipta dan terwujud suatu organisasi di dalam kemasiswaan yang mampu mengorganisir seluruh kegiatan kemahasiswaan yang berani dan bertanggung jawab dan bersifat mendidik dalam suatu organisasi yang kita dirikan.

 

Tata cara membentuk organisasi kemahasiswaan

Tata cara dalam membentuk suatu organisai kemahasiswaan adalah dengan partisipasi kita untuk mengumpulkan orang untuk turut ikut dalam kegiatan yang kita akan lakukan dalam mendirikan suatu organisasi.

 

Seperti dalam mendirikan suatu organisasi kemahasiswaan untuk menjalin kerjasama antar seseorang di dalam suatu organisasi yang akan kita buat.

 

Contohnya dalam pengesahan untuk mengizinkan mendirikan suatu organisasi dalam pembangunan universitas yang diberi nama “mapala universitas perjuangan”.

 

Nama universitas yang akan didirikan pun, harus melalui persetujuan dan kesepakatan bersama dari berbagai pihak yang meliputi dari beberapa orang yang ikut bergabung dalam suatu organisasi.

 

Hubungan organisasi dengan organisasi kemahasiswaan

 

Hubungan organisasi dengan organisasi kemahasiswaan adalah Organisasi dalam arti statis. Organisasi dalam arti dinamis Organisasi sebagai sistem kerja sama. Organisasi sebagai sistem tata hubungan kerja. Organisasi sebagai proses pembagian tugas

 

Organisasi adalah sebagai alat dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang atau lebih yang bekerja sama untuk mencapai tujuan.

 

Seperti dalam hubungan organisasi kemahasiswaan yang dimana suatu organisasi kemahasiswaan ini dapat menjadi wadah bagi siapapun yang gemar dalam ikut berpartisipasi didalam kegiatan kemahasiswaan yang juga dapat menjalin kekerabatan antar seseorang.

 

Agar tercipta dan terwujud suatu organisasi di dalam kemasiswaan yang mampu mengorganisir seluruh kegiatan kemahasiswaan yang berani dan bertanggung jawab dan bersifat mendidik dalam suatu organisasi yang kita dirikan.

Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.

Organisasi

            Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokan.

Tata Kerja

            Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

 

Bentuk-bentuk organisasi niaga dan social

Pokok pembahasan

 

  1. Organisasi Niaga
  2. Organisasi Social
  3. Organisasi regional dan international

 

Organisasi niaga

Macam-macam Organisasi Niaga

1.Perseroan Terbatas (PT)‏

2.Perseroan Komanditer (CV)‏

3.Firma (FA)‏

4.Koperasi

5.Join Ventura

6.Trus

7.Kontel

8.Holding Company

 

 

Organisasi social

(organisasi kemasyarakatan)

 

Organisasi Sosial

Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat

 

Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :

    1. Jalur Keagamaan
    2. Jalur Profesi
    3. Jalur Kepemudaan
    4. Jalur Kemahasiswaan
    5. Jalur Kepartaian & Kekaryaan

 

Organisasi Regional & International

 

Organisasi Regional

            organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.

 

Organisasi Internasional

            Organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.

 

 

Struktur organisasi

Bentuk-bentuk organisasi :

 

  1. Bentuk Organisasi Staff
  2. Bentuk Organisasi Lini
  3. Bentuk Organisasi Fungsional
  4. Bentuk Organisasi Fungsional & Lini
  5. Bentuk Organisasi Fungsional & Staff
  6. Bentuk Organisasi Lini &Staff

 

Struktur organisasi

 

Struktur / bagan organisasi memperlihatkan satuan-satuan organisasi, hubungan-hubungan & saluran wewenang & tanggung jawab yang ada dalam suatu organisasi.

 

Contoh struktur organisasi

 

Pendiri

(Drs.Nicky Birne)

 

Pembina I                    Pembina II                  Pembina III

(Shane)             (Febriyanti)                   (Mark Paheli)

 

 

   Ketua

   (Bryan)

 

 

   Wakil

     (Kian)

 

 

Sekertaris

          (Fary Ubaiyanti)

 

 

 

            Anggota

            1.Ryanti Zrilah

            2.Ryan Febti

            3.Riri Dilayanti

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                    

 

 

 

 

 

Daftar pustaka

 

·         Sistem informasi manajemen (SIM), pelajaran waktu semester 2.

·         Sutani R & T. Hanu Handoko. Organisasi Perusahaan. PBFE, Yogyakarta. 2000.

·         Widyatmini & Izati A. Pengantar Organisasi dan Metode, Gunadarma, Jakarta, 1995.

·         Wursanto, Ig. 2005, Dasar-dasar Ilmu Organisasi, penerbit ANDI, Yogyakarta, 2005.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar